web hit counter

Pengertian dan Cara Menghitung NAB Reksadana

Discussion in 'Belajar Reksadana' started by mr.funds, Dec 15, 2015.

  1. mr.funds

    mr.funds Administrator Staff Member

    Joined:
    Aug 30, 2015
    Messages:
    18
    Likes Received:
    0
    Nilai Aktiva Bersih atau NAB merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan setiap kali kita hendak melakukan investasi reksadana. Anda juga perlu untuk memahami perhitungan harga dari reksadana yang Anda gunakan tersebut. Jika sesi perdagangan telah selesai maka NAB akan dihitung setiap harinya oleh bank kustodian untuk diterbitkan oleh manajer investasi lalu dipublikasikan secara luas di media. Cara menghitung NAB reksadana adalah berdasarkan Nilai Pasar Wajar (NPW) setiap efek atau instrumen yang ada dalam portfolio. Untuk informasi NPW sendiri didapat dari harga transaksi yang tengah terjadi atau harga penutupan bursa. Khusus instrumen pasar uang, NPW didasarkan pada nominal (untuk deposito) ataupun bisa juga nilai amortisasinya (untuk obligasi kurang dari setahun).


    Acuan harga dikenal dengan sebutan NAB per UP atau Nilai Bersih Aktiva per Unit Penyertaan. Dalam Bahasa Inggris istilah NAB dikenal dengan NAV atau Net Asset Value. Cara menghitung NAB reksadana secara sederhana adalah dengan menjumlahkan semua aktiva bersih dalam reksadana dibagi dengan semua total unit yang beredar. Umumnya pada hari pertama penawaran reksadanam NAB per UP yang ditetapkan adalah seribu rupiah. Namun angka ini dapat berubah mengikuti pergerakan nilainya. Total nilai ini sendiri adalah gabungan dari saham, obligasi, deposito, dividen serta surat berharga pasar uang dikurangi biaya operasional seperti bank kustodian dan manajer investasi. Oleh karena itulah disebut aktiva bersih karena telah dikurangi berbagai biaya operasionalnya.


    Ilustrasinya, Anda menanam investasi sebesar empat juta rupiah dengan NAB awal seribu rupiah per unit penyertaan. Berdasarkan cara menghitung NAB reksadana, jumlah unit tersebut kemudian dikurangi biaya manajer investasi sebesar nol koma satu persen kemudian dibagi dengan NAB awal. Maka Anda memiliki investasi bersih sebesar tiga juta sembilan ratus sembilan puluh lima ribu rupiah dibagi seribu rupiah menjadi tiga ribu sembilan ratus sembilan puluh lima unit. Katakanlah dalam sebulan kemudian NAB reksadana naik menjadi seribu seratus delapan puluh rupiah sehingga dana investasi yang Anda tanamkan tumbuh sebanyak delapan belas persen, dan Anda akan menjual seharga seribu seratus delapan pulih rupiah per unit penyertaan.


    Dana yang Anda dapatkan adalah seribu seratus delapan puluh rupiah dikalikan dengan jumlah unit penyertaan yang Anda miliki yaitu tiga ribu sembilan ratus sembilan puluh lima rupiah. Total dana Anda adalah lima juta delapan ratus sembilan puluh empat ribu seratus rupiah. Jika ada fee penjualan sebesar nol koma satu persen maka jumlah tersebut masih harus dikurangi lagi. Nilai bersih yang Anda dapatkan pada akhirnya adalah sebesar lima juta tiga ratus empat ribu enam ratus sembilan puluh rupiah. Cara menghitung NAB reksadana ini memang sedikit rumit namun dengan latihan dan praktek ketika Anda berinvestasi, Anda akan semakin mahir ketika melakukan rumus hitung-hitungannya.


    Dari perhitungan dan ilustrasi di atas, dapat dilihat bahwa NAB tidak menjadi petunjuk murah atau mahalnya reksadana. Sebaliknya, tingginya NAB lebih disebabkan karena aset-aset reksadana yang telah mengalami kenaikan nilai cukup tinggi. Dengan lebih memahami bagaimana cara menghitung NAB reksadana, diharapkan Anda akan lebih mengerti bisnis investasi seperti ini dan bisa menghitung sendiri berapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Selalu ingat plus minus berbisnis investasi reksadana dan perhatikan betul setiap detailnya supaya Anda tidak terjebak dan mampu menghasilkan keuntungan.